Jangan berfikir perempuan mau diajak susah, tetapi berfikirlah bagaimana dapat membahagiakan perempuan (Istri). Tidak ada laki-laki yang mulia kecuali memulyakan wanita. Untuk membahagiakan pasangan tidak mudah membalikan telapak tangan. Namun sungguhpun demikian kita harus tetap berusaha sekuat mungkin. Pusing, cape, itu hal biasa, dan jika ikhlas menjadi ladang pahala.
Kelelahan dimalam hari karena seharian penuh mencari nafkah buat keluarga dapat diampuni dosa. Untuk itu janganlah mengeluh. Kehidupan ini jangankan untuk maju, buat bertahan hidup saja harus kerja keras.
Jangan banyak menyalahkan pasangan, tetapi berdiskusilah dengan pasangan dalam segala hal. Hal ini dapat mendorong kemudahan dalam menjalankan persoalan hidup bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar